Enam Tips Supaya Tidak Menjadi Korban Pembohongan Properti

Berita penipuan properti kembali marak] di Tanah Air. Dari mulai penipuan DP hingga pemalsuan akta. Sedangkan, kasus semacam itu sudah banyak terjadi serta khalayak harus bisa lebih waspada.

Banyak yang tertarik dengan brosur provokatif, iming-iming potongan harga uang muka, hingga skema transaksi yang dianggap memudahkan. Masyarakat diharap guna lebih berjaga-jaga ketika melaksanakan pembayaran pembelian hunian.

Biar tak terkena penipuan properti, sebaiknya periksa terutama dahulu developer dan proyeknya sebelum membeli hunian. Berikut ini, kiat untuk mencegah kamu menjadi korban pembohongan.

1. Akun Pengembang
Sebelum membeli hunian, poin penting yang perlu Anda pastikan merupakan pengelola. Pastikan mereka teregistrasi dalam Sistem Registrasi Pengembang di Kementerian PUPR.

2. Originalitas Pengembang
Walau nama pengelola tersebut sudah teregistrasi, tidak ada salahnya memeriksa lagi orisinilitasnya. Anda dapat mencari sertifikat maupun surat-surat seperti izin mendirikan bangunan, pembangunan proyek, serta memperhatikan isi dari Perjanjian Pengikatan Jual Beli.

3. Stabilitas Finansial
Pengelola yang punya anggaran terbatas relatif menunda proyek pembangunan atau lebih parahnya lagi, mengaplikasikan bahan di bawah rata-rata. Maka dari itu kamu harus memeriksa keadaan finansial sebagai bagian dari investigasi.

4. Riwayat Proyek
Sangat penting mengetahui kiprah pengembang dari proyek yang pernah diatasinya. Pandangan umum jadi tolok ukur yang pas guna mengetahui kinerja pengelola.

5. Kepastian Penyelesaian
Pengelola yang kredibel serta bertanggung jawab sepatutnya punya kalender konstruksi yang jelas. Mereka juga patut mempunyai budjet yang lumayan guna menuntaskan proyek dalam waktu sebagian tahun ke depan.

6. Pembayaran
Bila sudah terjadi kesepakatan, pastikan transaksi ditransfer segera ke nomor rekening atas nama pengembang. Bukan rekening pribadi, apalagi rekening tenaga pemasarannya.

Kecuali itu, sekiranya pembelian dijalankan dengan KPR, pastikan bahwa pihak bank menyetujui KPR. Jangan menjalankan transaksi down payment sebelum bank setuju dengan pengajuan KPR Anda. Adikusmadevelopment.com